Reset
Ditemukan 113 judul TA. Halaman 2/12.
Gizi (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : Pengaruh Edukasi 5 Kunci Keamanan Pangan Melalui Fridge Magnet Terhadap Pengetahuan Sikap Praktik Dan Kualitas Gizi Pangan
RISMA FITRI AYU ARRAHMAN 2022350047 05 Oct 2026

Keamanan pangan pada tingkat rumah tangga berperan penting dalam mencegah kontaminasi pangan serta mempertahankan kualitas pangan selama penyimpanan. Edukasi mengenai 5 Kunci Keamanan Pangan diperl…

Teknologi Pangan (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : KARAKTERISTIK MUTU MIE BASAH DENGAN KOMBINASI TEPUNG TERIGU, TEPUNG LABU KUNING DAN TEPUNG KACANG KEDELAI
MUTIARA INDAH CAHYANI 2023349011 05 Oct 2026

Mie basah merupakan salah satu produk pangan populer di Indonesia, namun umumnya masih berbasis tepung terigu yang memiliki keterbatasan kandungan protein nabati, serat pangan, dan komponen bioaktif. Penelitian ini …

Akuntansi (S1) Ekonomi dan Bisnis
Judul : Analisis Tingkat Kesehatan Bank PT Bank Central Asia Tbk Berdasarkan Profil Risiko, Tata Kelola Perusahaan, Rentabilitas dan Permodalan Periode 2020-2024
NATASYA JULIA CHRISTINE 2022150052 02 Oct 2026

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan PT Bank Central Asia Tbk periode 2020–2024 berdasarkan pendekatan Risk Based Bank Rating (RBBR) sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/SE…

Gizi (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : HUBUNGAN KUALITAS TIDUR, KEBIASAAN SARAPAN, KEBIASAAN JAJAN DAN KECUKUPAN ZAT GIZI SARAPAN, DAN DENGAN KEJADIAN GIZI LEBIH DI SMA YPIPPI JAKARTA
RISKA NURHALIZA 2020350057 30 Sep 2026

Gizi lebih pada masa remaja perlu mendapat perhatian kerana keadaan ini dapat berlanjut sampai usia dewasa dan berkaitan dengan risiko penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan kualit…

Gizi (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : HUBUNGAN KONSUMSI MINUMAN MANIS DAN MEMBACA LABEL PANGAN TERHADAP KARIES GIGI DAN STATUS GIZI PADA SISWA MI AL-FALAH JAKARTA
FARAH FAWAZZAH DZAKWAN 2022350053 30 Sep 2026

ABSTRAK : Konsumsi minuman berpemanis yang berlebihan pada anak usia sekolah dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, khususnya karies gigi dan gangguan status gizi. Rendahnya kebiasaan membaca dan memahami label pa…

Gizi (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP RISIKO DIABETES MELITUS PADA GURU DI SMK BONAVITA DAN SMK BHAKTI ANINDYA
TASYA ELIZABET DJUARI 2022350009 30 Sep 2026

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular kronis yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di wilayah perkotaan seperti Kota Tangerang. Pekerja di lingkungan sekolah, khususnya guru, berisiko mengalami…

Gizi (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN GIZI, POLA MAKAN BERISIKO, DAN SEDENTARY LIFESTYLE DENGAN OBESITAS SENTRAL PADA WANITA PERIMENOPAUSE DI KABUPATEN BOGOR
QOTRUNNADA DELIA PUTRI 2022350014 30 Sep 2026

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (72,9%) mengalami obesitas sentral. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan protein (r=-0,392; p=0,001) dan tingkat kecukupan serat (r=-0,38…

Gizi (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : HUBUNGAN CITRA TUBUH, AKTIVITAS FISIK, DAN RISIKO EATING DISORDER TERHADAP STATUS GIZI WANITA DEWASA MUDA DI KELAS MODELLING ID KELAPA GADING
PUTRI YANI 2022350051 30 Sep 2026

Tuntutan mempertahankan bentuk tubuh ideal menempatkan wanita dewasa muda di lingkungan modeling sebagai kelompok yang rawan mengalami masalah gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan citra tubuh, aktivita…

Gizi (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN KEBIASAAN SARAPAN DENGAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SAHID
SALMA AULIA FADHILAH 2022350027 30 Sep 2026

Mahasiswa sering mengalami perubahan pola hidup selama menjalani perkuliahan, seperti kualitas tidur dan kebiasaan sarapan yang dapat memengaruhi status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualita…

Gizi (S1) Teknologi Pangan dan Kesehatan
Judul : HUBUNGAN SEDENTARY LIFESTYLE DAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA PEGAWAI USIA 19 – 57 TAHUN DI UNIVERSITAS SAHID JAKARTA
LIDYA INDRIANA PRASETYA 2022350038 30 Sep 2026

Sedentary lifestyle dan pola makan merupakan faktor yang dapat memengaruhi status gizi pegawai kantor. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan sedentary lifestyle dan pola makan dengan status gizi pada pegawai usia…

Detail Tugas Akhir
KARAKTERISTIK MUTU MIE BASAH DENGAN KOMBINASI TEPUNG TERIGU, TEPUNG LABU KUNING DAN TEPUNG KACANG KEDELAI
Mahasiswa: MUTIARA INDAH CAHYANI (2023349011)
Program Studi: Teknologi Pangan (S1)
Fakultas: Teknologi Pangan dan Kesehatan

Abstrak

Mie basah merupakan salah satu produk pangan populer di Indonesia, namun umumnya masih berbasis tepung terigu yang memiliki keterbatasan kandungan protein nabati, serat pangan, dan komponen bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi tepung terigu, tepung labu kuning, dan tepung kacang kedelai terhadap karakteristik kimia dan organoleptik mie basah serta menentukan kombinasi terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf perlakuan perbandingan tepung terigu:tepung labu kuning:tepung kacang kedelai, yaitu A1 (85:10:5), A2 (75:15:10), A3 (65:20:15), A4 (55:25:20), dan A5 (45:30:25). Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, abu, protein, serat kasar, serat pangan tidak larut,, aktivitas antioksidan (DPPH), uji fisik (profil pati (bahan baku), daya kembang,warna, elongansi) serta uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kombinasi tepung berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter (p < 0,05). Seluruh perlakuan memenuhi standar kadar air SNI 2987:2015 (<35%) sebesar 32,63–33,57%. Peningkatan kombinasi tepung kedelai menaikkan kadar protein, nilai tertinggi diperoleh pada A5 (12,82%). Penambahan tepung labu kuning dan kedelai juga meningkatkan kadar abu, serat kasar, serta aktivitas antioksidan tertinggi pada A5 (21,42%). Peningkatan kombinasi tepung labu kuning dan kedelai juga menurunkan daya kembang, elongasi dan warna nilai L*a*b* pada mie pasah. Berdasarkan keseimbangan karakteristik kimia fisika dan penerimaan sensoris, perlakuan A2 (75:15:10) dinilai sebagai kombinasi terbaik karena menghasilkan mie dengan kadar air moderat, peningkatan protein dan serat, warna lebih menarik, serta mutu sensoris yang masih dapat diterima panelis. Kata kunci: mie basah, tepung labu kuning, tepung kacang kedelai, karakteristik kimia, karakteristik fisik, organoleptik.

Kata kunci: mie basah, tepung labu kuning, tepung kacang kedelai, karakteristik kimia, karakteristik fisik, organoleptik.


Berkas yang Dapat Dilihat
  • Halaman Cover - Daftar isi
    COVER-DAFTAR ISI_MUTIARA.pdf
    2026-10-05 14:11:49
    Lihat
  • BAB 1 Pendahuluan
    BAB 1_MUTIARA INDAH_2023349011.pdf
    2026-10-05 13:46:19
    Lihat
  • BAB 5 Kesimpulan
    BAB 5_KESIMPULAN SARAN.pdf
    2026-10-05 13:46:51
    Lihat