Status gizi optimal krusial bagi warga binaan panti disabilitas sensorik untuk mendukung kesehatan dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan menganalisis input, proses, dan output sistem penyelenggaraan makanan, keterse…
Dispepsia merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang dapat berkaitan dengan pola konsumsi pangan serta konsumsi makanan dan minuman tertentu. Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan …
Konsumsi ultra-processed food (UPF) pada remaja perlu diperhatikan karena jenis makanan ini mudah diperoleh dan cukup sering dikonsumsi dalam keseharian. Konsumsi UPF dapat berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk nut…
Masa remaja ditandai dengan berbagai perubahan dalam pola makan dan gaya hidup, termasuk penggunaan media digital dan kebiasaan mengonsumsi camilan saat menonton media streaming. Kebiasaan tersebut dapat berkaitan den…
: Puasa Senin dan Kamis merupakan praktik ibadah sunnah yang umum dijalankan di pondok pesantren dan dapat memengaruhi tingkat kecukupan gizi serta status gizi. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan praktik puasa Sen…
Kegemukan pada remaja merupakan salah satu masalah gizi yang perlu mendapat perhatian karena dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk konsumsi minuman berpemanis, uang saku, dan aksesibilitas jajanan di lingku…
Hubungan screen time saat makan dan pola konsumsi dengan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi dan kadar hemoglobin siswi di MA Al-Khairiyah. Penelitian ini pada bulan Juli 2…
+Sambal merupakan produk pangan berbasis cabai yang dapat didiversifikasi dengan menggunakan buah sebagai salah satu bahan penyusunnya. Belimbing Dewa (Averrhoa carambola L.) merupakan buah khas Kota Depok yang be…
Status gizi remaja dipengaruhi oleh asupan zat gizi dan kondisi kesehatan. Penyelenggaraan makanan yang menerapkan higiene sanitasi dengan baik berperan dalam mendukung keamanan pangan dan kesehatan santri. Penelitian…
Kebiasaan mengonsumsi kopi secara rutin, terutama kopi yang ditambahkan gula, dapat meningkatkan asupan gula dan kafein pada siswa. Status gizi merupakan salah satu indikator yang dapat menggambarkan keseimbangan antara…
Hubungan screen time saat makan dan pola konsumsi dengan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi dan kadar hemoglobin siswi di MA Al-Khairiyah. Penelitian ini pada bulan Juli 2026 di MA-AL-Khairiyah, dengan metode observasional Cross Sectional analitik dan dalam pengambilan data pola konsumsi menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), Screen time saat makan. Data dianalisis menggunakan uji Spearman, dengan total responden 52 yaitu kelas X dan XI. Hasil menunjukan bahwa mengenai bahwa dari keseluruhan responden, sebanyak 30 siswi (57,7%) memiliki hemoglobin yang berada < 12 g/dL, sedangkan sebanyak 22 siswi (42,3%) memiliki kadar hemoglobin di atas >12 g/dL dan termasuk dalam kategori tidak beresiko anemia. screen time dan penggunaan layar saat makan, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki durasi screen time yang tergolong tinggi, dengan 23 responden (44,2%) menghabiskan waktu lebih dari 4 jam per hari, sedangkan 17 responden (32,7%) memiliki screen time selama 1-2 jam dan 12 responden (23,1%) selama 3-4 jam. Tidak terdapat responden yang memiliki screen time kurang dari 1 jam per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya screen time dan kebiasaan menggunakan perangkat elektronik ketika makan maupun mengonsumsi camilan merupakan perilaku yang cukup dominan pada responden. Hasil pada penelitian pola konsumsi menunjukkan bahwa median konsumsi protein hewani sebesar 22,01gram (3,07-75,83 gram) dan protein nabati sebesar 7,00 gram (0,00-44,00 gram), yang menunjukkan adanya variasi konsumsi antar responden. Median konsumsi buah sebesar 13,00 gram (0,00-36,00 gram), dengan sebagian responden tidak mengonsumsi buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara screen time saat makan, konsumsi protein hewani, protein nabati, buah, dan sayur dengan kadar hemoglobin darah pada responden.
Kata kunci: Anemia, Screen Time, Remaja Putri, Pola Konsumsi