Status gizi optimal krusial bagi warga binaan panti disabilitas sensorik untuk mendukung kesehatan dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan menganalisis input, proses, dan output sistem penyelenggaraan makanan, keterse…
Dispepsia merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang dapat berkaitan dengan pola konsumsi pangan serta konsumsi makanan dan minuman tertentu. Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan …
Konsumsi ultra-processed food (UPF) pada remaja perlu diperhatikan karena jenis makanan ini mudah diperoleh dan cukup sering dikonsumsi dalam keseharian. Konsumsi UPF dapat berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk nut…
Masa remaja ditandai dengan berbagai perubahan dalam pola makan dan gaya hidup, termasuk penggunaan media digital dan kebiasaan mengonsumsi camilan saat menonton media streaming. Kebiasaan tersebut dapat berkaitan den…
: Puasa Senin dan Kamis merupakan praktik ibadah sunnah yang umum dijalankan di pondok pesantren dan dapat memengaruhi tingkat kecukupan gizi serta status gizi. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan praktik puasa Sen…
Kegemukan pada remaja merupakan salah satu masalah gizi yang perlu mendapat perhatian karena dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk konsumsi minuman berpemanis, uang saku, dan aksesibilitas jajanan di lingku…
Hubungan screen time saat makan dan pola konsumsi dengan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi dan kadar hemoglobin siswi di MA Al-Khairiyah. Penelitian ini pada bulan Juli 2…
+Sambal merupakan produk pangan berbasis cabai yang dapat didiversifikasi dengan menggunakan buah sebagai salah satu bahan penyusunnya. Belimbing Dewa (Averrhoa carambola L.) merupakan buah khas Kota Depok yang be…
Status gizi remaja dipengaruhi oleh asupan zat gizi dan kondisi kesehatan. Penyelenggaraan makanan yang menerapkan higiene sanitasi dengan baik berperan dalam mendukung keamanan pangan dan kesehatan santri. Penelitian…
Kebiasaan mengonsumsi kopi secara rutin, terutama kopi yang ditambahkan gula, dapat meningkatkan asupan gula dan kafein pada siswa. Status gizi merupakan salah satu indikator yang dapat menggambarkan keseimbangan antara…
+Sambal merupakan produk pangan berbasis cabai yang dapat didiversifikasi dengan menggunakan buah sebagai salah satu bahan penyusunnya. Belimbing Dewa (Averrhoa carambola L.) merupakan buah khas Kota Depok yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan penyusun sambal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi perbandingan belimbing Dewa dan cabai merah keriting terhadap karakteristik kimia dan sensori sambal serta menentukan formulasi terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan perbandingan belimbing Dewa dan cabai merah keriting, yaitu A1 (55:45), A2 (60:40), A3 (65:35), A4 (70:30), dan A5 (75:25). Analisis kimia meliputi pH, kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar serat kasar, dan vitamin C pada seluruh formulasi, sedangkan kadar protein dan karbohidrat dianalisis pada formulasi terbaik. Uji sensori meliputi uji hedonik dan skor mutu terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa. Peningkatan proporsi belimbing Dewa menyebabkan penurunan pH, kadar abu, dan kadar lemak, serta peningkatan kadar air, serat kasar, dan vitamin C. Formulasi A3 (65:35) merupakan formulasi terbaik berdasarkan tingkat kesukaan tertinggi terhadap aroma, tekstur, dan rasa, dengan nilai hedonik masing-masing 4,00; 4,00; dan 4,05. Formulasi A3 memiliki pH 4,96±0,01, kadar air 47,44±0,23%, kadar abu 1,28±0,01%, kadar lemak 23,15±0,12%, kadar serat kasar 4,76±0,20%, protein 1,98±0,09%, karbohidrat 26,14±0,05%, dan vitamin C 28,98±0,26 mg/100 g. Berdasarkan takaran saji 20 g, sambal memberikan kontribusi terhadap AKG sebesar 0,61–0,66% protein, 6,61–7,12% lemak, 1,45–1,74% karbohidrat, 2,98–3,28% serat, dan 7,73% vitamin C pada perempuan usia 16–29 tahun. Formulasi A3 (65:35) menunjukkan karakteristik sensori yang disukai dan berpotensi dikembangkan sebagai sambal berbasis belimbing Dewa.
Kata kunci: Belimbing Dewa, sambal berbasis buah, cabai merah keriting, karakteristik kimia, evaluasi sensori, formulasi